bukan rekaanku bebuah mimpi hadir..
bukan dari skrip karanganku mreka bermain
jangan kau datang ketika ketenangan telah tak bisa ada
aku terlalu takut menghadapimu..
pergilah jauh dan jangan kembali ditidurku
tegakah engkau membuatku tejaga setiap malamnya...
tegakah engkau membuatku tejaga setiap malamnya...
sesak... sepotong tersengal bisaku bernafas karenamu
mimpi buruk...
lantas kepada siapa ku adukanmu..
sedang dia telah tidak bisa menenangkanku...
berubah.. dengan Datangmu Semua menjadi lebih Pilu
sekarang sendiriku meretas ketakutan..
terbayang sampai gemetar...
bukan dosa yang kubuat sampai kau datang Seperti penghukum..
mimpi buruk...
bahkan tak pernah ada Mimpi indah hidupku..
jauhlah dariku sebelum aku sangat membencimu.
jangan lukai hati dan pikiran ini..karena kekotoran bermainmu...
mimpi mimpi mimpi
pergi.....
lantas kepada siapa ku adukanmu..
sedang dia telah tidak bisa menenangkanku...
berubah.. dengan Datangmu Semua menjadi lebih Pilu
sekarang sendiriku meretas ketakutan..
terbayang sampai gemetar...
bukan dosa yang kubuat sampai kau datang Seperti penghukum..
mimpi buruk...
bahkan tak pernah ada Mimpi indah hidupku..
jauhlah dariku sebelum aku sangat membencimu.
jangan lukai hati dan pikiran ini..karena kekotoran bermainmu...
mimpi mimpi mimpi
pergi.....
hari ini rasanya sedih sumpah. aku mendatanginya (sms) untuk supaya aku lebih lega. dulu setiap aku mimpi buruk dan takut aku bercerita kepadanya,dan aku lebih tenang dan lebih terhibur. tapi tadi setelah aku panjang lebar bercerita dia hanya membalas "kenapa ta kenapa ??",,, sama sekali tidak salah balasanya. tapi aku tidak siap menerima balasan yang seperti itu. aku ingin lebih,aku berharap lebih. aku ingin dia berbasa basi bertele tele,aku ingin lebih lama berinteraksi dengannya. aku hanya ingin mengurangi sedikit ketakutanku. bahkan untuk dihibur aku memintanya. dan dia hanya berkata "hibur gimana?menyanyi??"" justru ini yang membuatku tertawa,aku terhibur dengan kalimat itu. tapi setelahnya tak ada balasan lagi.
belum cukup rupanya untuk menghilangkan parnoanku tentang mimpi,belum cukup juga dia mengurangi sesak napas dan detakan jantungku yang diluar normal. aku takut,rasa takutku tentang mimpi harusnya dia tahu. aku mengiriminya pesan setelah aku lega mengeluarkan semua aku melarikan diri,karena aku tidak siap mendapat balasan darinya yang aku pikir balasan singkat padat dan jelas. karena aku berharap lebih banyak dari itu,bukan sekedar sanggahan singkat. belum ada siapapun yang mampu mebuatku tenang selain nya.. tapi kini diapun sudah mebatasi sikap. aku tahu harapanku sangat terlalu. aku hanya berharap ketika aku butuh bantuan dia ada. dia harusnya tahu aku hanya butuh dihibur,tidak lebih. aku hanya butuh beberapa kalimat yang menenangkan. aku tak pernah menyalahkanya. yang salah adalah rasa inginku yang belum mampu aku kendalikan. tapi aku juga belum mampu mengontrol rasa butuhku. aku mebutuhkanya bukan sebatas memuaskan perasaanku. aku hanya ingin dia tidak berubah sikap. namun tak perlu dipungkiri semua berubah. dan sekarang aku harus bisa mengurangi ketakutanku sendiri. aku harus bisa mengendalikan rasa takutku sendiri. karena sudah tidak ada dirinya yang bersamaku.
0 komentar:
Posting Komentar