Sering aku menahan untuk “sesuatu”,dan itu adalah hal tersulit yang aku harus lakukan dalam hidup. Menahan “untuk tidak”. Hanya terdiri dari satu atau dua kata,tapi makna kedua kata itu lebih besar artian dalam mencakup kehidupan pribadiku. Dimana aku harus menahan keinginan untuk ini dan itu. Menahan untuk “seseuatu” dan “untuk tidak” adalah sebuah kerumitan yang harus aku jalani mau tidak mau.
Semisal aku harus menahan “Rindu” pada seseorang dan menahan untuk tidak “mengatakan”. Bagaimana aku harus menahan hasrat perasaan yang seperti itu,bahkan terkadang itu membuatku super duper emosi tingkat tinggi.
(di kamar disebuah rumah didesa)
menggenggam HandPhone…di bolak balik
membuka daftar kontak..
lembar Layar pesan
lembar Layar pesan
Hasssss (aku lempar)
TUHAN
Aku hanya ingin bilang, tapi bagaimana tanggapanya (dalam hatiku)
krik krik krik tik tok tik tok
ya hening,,aku terdiam
hanya dua suara itu terdengar…
jangkrik dan jam dinding
aku takut untuk "send" dan "ok"
aku takut untuk "send" dan "ok"
Nekat sajalah..keahlianku bukan
jari tangan mulai menari
otak berputar merangkai kata..
diri menahan jantung yang berdebar….
siappp terkirim..
semenit dua menit tiga menit..
Berbunyi dan bergetar…
menutup sedikit mata untuk tidak kecewa terang terangan…
terbalas… pesanku terbalaskan..
melihat bait pertama pada kalimat
(??????) hanya tanda Tanya dalam hati otak ini…
dan bagaimana bisa dia Pura pura tak paham maksud pesanku
arkhhhhhh aku marah kecewa menangis
menggigit bantalan tidurku
menggenggam kuat jari,,ku remas...
dan kukepal kupukulkan pada bantal
menggenggam kuat jari,,ku remas...
dan kukepal kupukulkan pada bantal
hanya begitu..
mama sampai mendengar sedu sedanku..
aku malu ingin nian menahan lara..
yasudahlah (dalam hati) bodo amat
yasudahlah (dalam hati) bodo amat
Semakin malam semakin sumbar bisaku menangis..
dan di akhir kelelahanku aku pasrah dan tertidur….
dan saat bangun dikemudian coba tebak apa yang aku ingat. Seketika itu bangun membuka mata ya hanya balasan pesan darinya. Aku tahan tahan tahan untuk tidak spontan dan terlalu vugar berpesan. Sampai dongkol marah aku rasa barulah aku kirim sebuah pesan singkat yang berujar “ih sumpah ta aku kangen U Q”…
legaaaa di tengah malam yang mendekati pada fajar,entahlah mau diapakan pesan itu... tak perduli sudah akan terbalas atau tidak... aku legggaaa dan sangattt leggaaa… tertidur kembali dan terbawa mimpi….
#entah apa yang aku tulis di atas,,bukan puisi bukan fiksi,hanya sedikit ungkapan hati dengan pola permainan kata...selamat menikmati.....
07 Desember 2011 Tengah malam di desa kawasan kota JEPARA
Quote :
"menahan untuk "sesuatu" dan rasa "untuk tidak" adalah kesulitan yang kemudian akan lebih memudahkan hidup kita ke masa depan"
---------By. Leny Dy
07 Desember 2011 Tengah malam di desa kawasan kota JEPARA
Quote :
"menahan untuk "sesuatu" dan rasa "untuk tidak" adalah kesulitan yang kemudian akan lebih memudahkan hidup kita ke masa depan"
---------By. Leny Dy
2 komentar:
rangkaian katanya TOP bgt
eh makasih bangettttt.. masih belajar amariran lphh aku ini... =)
makasih yah
Posting Komentar