Waktu berlalu,antara kita sudah tidak bisa lagi bertatap muka
seperti dahulu kala. Aku tidak bisa menceritakan apa yang aku pikirkan langsung
kepadamu meskipun sesungguhnya aku mau. Ku lewati hari hari ku dengan
memikirkanmu dan menahan rasa rinduku. Menahan semua perkataan yang ingin aku
makikan kepadamu.
Sampai pada suatu hari aku sudah tak dapat membendungnya lagi. Aku menahan semua perasaanku sendiri selama ini,tak tahan sudah !!!!. Lalu aku katakan kepadamu,aku ceritakan semua kepadamu,tidak melalu pertemuan. Tidak juga melalu
sebuah pesan dari surat catatan tangan.
Surel,aku jadikan alatku untuk menyampaikan semua perasaanku. Entahlah,aku
tidak memikirkan apakah kamu tau dan membukanya ataukah kau baca lantas kau
abaikan juga. Yang terpenting aku merasa telah berbagi denganmu.
Aku terlalu pengecut untuk menerima tanggapanmu. Ku putuskan Surel menjadi jalan aman berbagi denganmu. Karena aku tahu kamu tidak akan membalas itu,sehingga aku akan terhindar dari rasa kecewa jika tanggapanmu tak sesuai harapanku.
Aku terlalu pengecut untuk menerima tanggapanmu. Ku putuskan Surel menjadi jalan aman berbagi denganmu. Karena aku tahu kamu tidak akan membalas itu,sehingga aku akan terhindar dari rasa kecewa jika tanggapanmu tak sesuai harapanku.
Lucu ataukah aku nyaris gila dengan melakukannya. Bagaimana bisa
aku menahannya sendiri padahal kamu tahu sejak awal kamu yang aku andalkan. Surel menjadi tempat perantara ku mengadu kepadamu. Menjadi tempat dimana aku
membagikan rasaku. Tempat yang tidak bisa banyak orang melihatnya. Hanya aku dan
mungkin hanya kamu.
*****
Surel...
kepadanya aku titipkan sebaris kata..
untukmu dariku agar kamu tahu segala apa yang kurasa..
tapi tidak..!!
lebih dari sebaris yang aku kira,,,
tapi beribu ribu kata yang menggambarkan seluruhnya..
Sudah kau terima??
pasti
kepadanya aku titipkan sebaris kata..
untukmu dariku agar kamu tahu segala apa yang kurasa..
tapi tidak..!!
lebih dari sebaris yang aku kira,,,
tapi beribu ribu kata yang menggambarkan seluruhnya..
Sudah kau terima??
pasti
Surel...
kepadanya aku mengatakan semua kemarahan...
kepadanya aku umpatkan kutukan atas apa yang telah kamu lakukan..
kepadanya aku berikan saran agar kamu tak kembali jadi orang yang kejam
kepadanya aku mengatakan semua kemarahan...
kepadanya aku umpatkan kutukan atas apa yang telah kamu lakukan..
kepadanya aku berikan saran agar kamu tak kembali jadi orang yang kejam
Surel..
melewatinya aku sampaikan rasa sayang..
melaluinya aku berikan kabar kerinduan..
melewatinya aku sampaikan rasa sayang..
melaluinya aku berikan kabar kerinduan..
kepada Surel.. aku sampaikan harapan untuk kamu kembali pulang..
menempati dan mengisi hati yang pernah kamu kosongkan...
menempati dan mengisi hati yang pernah kamu kosongkan...
kepada surel,, Ku sampaikan harapan..
agar kamu melihatku dengan penuh perasaan..
memintamu agar menghargai apa yang pernah terjadi...
Surel ku kirimkan...
berisi tentang makian,tentang hujatan...
Surel ku kirimkan...
berisi penuh tentang pernyataan rasa sayang..
berisi tentang besarnya kerinduan
berisi tentanng segala ketakutan dan kekecewaan..
surel ku adalah harapanku dapat bertatap denganmu...
agar kamu melihatku dengan penuh perasaan..
memintamu agar menghargai apa yang pernah terjadi...
Surel ku kirimkan...
berisi tentang makian,tentang hujatan...
Surel ku kirimkan...
berisi penuh tentang pernyataan rasa sayang..
berisi tentang besarnya kerinduan
berisi tentanng segala ketakutan dan kekecewaan..
surel ku adalah harapanku dapat bertatap denganmu...
*******
Surel . e-mail
Akan menjadi cerita . Dan mungkin itulah rekam jejak yang bisa aku tinggalkan untuk dapat dijadikan history dalam hidupku mungkin juga dalam hidupmu. Kombinasi password yang tidak semua orang tahu,maka jagalah itu sampai akhir agar hanya kita yang tahu isi dari pesan dalam surel itu.
0 komentar:
Posting Komentar