Tak sengaja
aku baca. Kulihat diberanda kau menyebutkan akan kemana,dan itu adalah tempat
yang juga aku berada. Kukira setidaknya kita akan jumpa. Konyol,sebenranya aku
saja yang berharap jumpa. Aku memandang jalan raya sepanjang hari setelah
membacanya. Aku harap kamu akan lewat. Tapi sudah lebih dari empat jam. Aku
pikir itu tidaklah mungkin.
Lalu kemudiaan….
Sekilas aku seperti melihatmu..
aku terus berlari kearah yang ku kira itu kamu..
tapi
sangat sayang jaraknya sudah terlalu jauh…!!!
jadi
aku tak tahu benarkah mataku atau keliru…
tak menentu…
nafasku
tersengal karena terlalu semangat mengejar sosokmu..
sayang
aku tak bisa tahu..
itu
kamu ataukah ilusi mataku
mungkin saja karena aku terlampau rindu..
sayangnya,,
aku tidak bisa lagi mengobati itu
karena
kamu tak mau lagi jadi penawar rinduku…
mungkin itu kerinduan yang melanda..
jadi
semua yang terpandang mata hanya kamu saja..!!!
meskipun
ternyata semua hanya bayangan belaka..
***********
sore ini berlalu begitu saja.
Penantianku sia sia. Memang itu hanya sebuah keinginan yang tidak seharusnya. yasudahlah kalau begitu aku lupakan saja. Jadi aku lanjutkan soreku dengan focus bekerja.
0 komentar:
Posting Komentar