Saat
mendung tiba aku tak merasa nyaman dengan hawanya. Entah aku sengaja atau
memang ini yang aku rasakan. Sore ini sepertinya aku tak memiliki energy
mungkin karena gerahnya sih. Tunggu!!! Bukan
hanya sore ini,tapi sore dalam beberapa bulan ini. Seperti mengalami gangguan setiap
harinya. Aku masih saja bisa tertawa,tapi detik berikutnya aku merasakan hampa.
Ternyata semua itu terjadi karenamu,kamu sudah mengambil focus hidupku. Yang seharusnya
aku merasa harus bahagia tapi kemudian aku jadi tak berdaya,susah untuk tidak
merasa berduka. Susah untuk meredam air mata.
Konyol
ditempat seramai ini,tidak melakukan apapun tapi tiba tiba berair mata. Tapi jika
aku mengatakan ini padamu apa kamu perduli??? Aku bahkan tidak bisa tahu apa
yang kamu pikirkan tentangku. Dalam seketika setelah berahun tahun lamanya aku
mengenalmu,saat setelah kejadian itu aku tiba tiba kehilangan semuanya.
Aku tak mampu menerka
apa yang ada dihatimu atau apa yang ada dibenakmu. Semua serba membingungkan. Otak
ku hatiku seperti kejar kejaran. Hatiku masih merasakan cinta untukmu,tapi
pikiranku mengingatkan ku tentang sesuatu dan kemudian membuatku takut terhadapmu. Pikiranku
takut kepadamu,hatiku masih merasa sayang kepadamu. Terus saja seperti itu. Aku
bingung mana yang benar benar harus aku pikirkan.
Menyusahkan
hidupku saja ketika aku masih sering berharap semua kembali kepada semula,Atau ketika memikirkan akan ada sesuatu yang lebih baik darimu . aku hampir gila. Hatiku masih
saja ku bodohi berharap masih ada aku dihatimu,aku masih berpikir picik,mengira
kamu masih perduli kepadaku. Tapi saat kemarahan mendominasi aku meyakini itu tidak
mungkin terjadi,brengseknya !!!! tak tahu hujatan itu pantas bagimu atau
pikiranku.
Setiap
hari,setiap saat aku tak pernah memilki kekuatan untuk membuangmu jauh dari
ingatan. Lalu apa yang bisa aku lakukan,aku hanya bisa menggugatmu dalam diam. Kenapa
kamu menjadi orang seperti ini. Meninggalkan bekas luka yang tak bisa aku
obati. Kamu membuaku takut,lebih takut karena aku masih saja menyayangimu. Pantaskah aku menyisakan perasaan ini untuk orang sepertimu?? seperti apa kamu saja sekarang aku sudah tak tahu. Bahkan
aku berpikiran untuk tidak mencari penggantimu. Lalu bagaimana hidupku nantinya,
bagaimana????
Pantaskah aku seperti ini karenamu... ???
Berkali
kali aku mengingatmu tanpa aku mau. Siapa yang ingin merasakan hati seperti
tertekan oleh sesuatu . seperti sesak.
Brengseeeekkkkkkkkk.. aku tak tahu apa yang terjadi padaku...!!! dan sampai kapan ini terus saja berlanjut...
Brengseeeekkkkkkkkk.. aku tak tahu apa yang terjadi padaku...!!! dan sampai kapan ini terus saja berlanjut...
*****
Udara tak pernah
terasa saat ku coba menggenggamnya..
dia hanya membuat tekanan di telapak tangan..
itulah kamu didalam kehidupanku…
hanya menjadi bayangan semu..
ku coba meraihmu,tapi aku hanya mampu sampai kepada bayangmu..
dan menguncinya dalam hatiku…
Sejenak..
tak pernah kubiarkan orang lain tahu..
tapi hanya kamu,,,
yang ku harap mengerti rasaku..
Pelangi
tak selalu ada setelah hujan reda..
itulah aku dalam hatimu…
tak pernah menjadi sebenarnya cinta..
hanya menjadi harapan keindahan dalam kehidupanmu saja…
yang menjadi tak nyata,,hanya imajinasi saja
*******
biarlah ,,aku biarkan semua ini menggangu ketentraman hidupku. Biar waktu yang jadi perantara kesembuhanku. Biar aku tahu dan belajar untuk lebih peka dengan perasaan. Biar aku jadikan pelajaran,bahwa sebelumnya aku tak bisa sempurna untuk seseorang,dan aku belajar untuk lebih baik sekarang.
Aku tidak ingin menjadi alasan untuk kesusahan orang lain. Atau membuat orang lain tak merasa nyaman atau tak bahagia. Biar aku begini saja, mungkin sedih tapi lega hati bahwa tidak ada orang yang hatinya tersakiti.
0 komentar:
Posting Komentar